Cara Mengurus Pengajuan IMB Yang Benar

Cara Mengurus Pengajuan IMB Yang Benar – Sebelum Anda membangun atau merenovasi rumah, pemilik rumah harus mengurus kewajibannya dalam bentuk Izin Mendirikan Bangunan atau IMB. Anda sering mendengar tentang pentingnya IMB ketika Anda ingin membangun sebuah gedung. Tapi sampai sekarang masih banyak orang yang belum mengerti apa itu IMB dan bagaimana mengelolanya? Berikut ini penjelasannya.

Apa Sih itu IMB ?

Sebelum Anda membangun atau merenovasi rumah, pemilik rumah harus mengurus kewajibannya dalam bentuk Izin Mendirikan Bangunan atau IMB. Anda sering mendengar tentang pentingnya IMB ketika Anda ingin membangun sebuah gedung. Tapi sampai sekarang masih banyak orang yang belum mengerti apa itu IMB dan bagaimana mengelolanya? Berikut ini penjelasannya

Tujuan Pembuatan IMB ?

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa fungsi IMB sangat penting, tujuannya adalah untuk mewujudkan sistem lingkungan yang tepat dan tertib. Dengan IMB, diharapkan dapat menciptakan keselarasan dan keseimbangan antara lingkungan dan bangunan, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. Dijakarta anda dapat menggunakan jasaperizinan.id untuk membuat IMB.

Beberapa Syarat Untuk Mengurus IMB ?

Secara umum, kondisi dan cara mengelola izin bangunan untuk bangunan baru relatif mudah. Anda hanya perlu menyiapkan dokumen-dokumen berikut:

1. Formulir Permohonan Izin IA untuk IMB perumahan yang telah diisi dan ditandatangani dengan stempel sebesar Rp. 6.000

2. Fotokopi bukti kepemilikan tanah

3. Untuk sertifikat tanah, perlu untuk melampirkan pernyataan bahwa tanah yang dikendalikan dan / atau dimiliki tidak dalam sengketa

4. Fotokopi KTP pemilik rumah (1 lembar)

5. Gambar konstruksi bangunan minimal 7 set (denah lantai, muka, samping, belakang, rencana utilitas)

6. Bukti pembayaran UN terbaru

7. Surat perjanjian penggunaan lahan (jika tanah bukan milik pemohon IMB)

8. Formulir dilegalisir oleh desa dan kecamatan di mana bangunan akan didirikan

9. Work Order (SPK) jika konstruksi dilakukan dengan sistem ‘grosir’

10. Data hasil investigasi tanah untuk yang diperlukan

Cara Mengurus IMB yang Benar ?

Jika Anda ingin mengurus IMB tanpa bantuan layanan, beberapa langkah yang harus diikuti adalah sebagai berikut:

1. Langkah pertama yang harus diambil adalah mengambil formulir di Dinas Pekerjaan Umum setempat

2. Kemudian formulir diisi dan ditandatangani di atas cap Rp. 6.000 oleh pemohon

3. Setelah formulir selesai Anda dapat meminta desa dan kecamatan di mana bangunan akan dibentuk untuk melegalkan formulir

4. Anda harus melengkapi lampiran yang diperlukan (masing-masing 3 salinan) adalah:

  • Rencana gambar, terlihat (minimal 2 gambar), potongan (minimal 2 gambar), rencana fondasi, rencana, rencana sanitasi dan rencana situs
  • Gambar konstruksi dan perhitungan beton
  • Gambar konstruksi dan perhitungan baja
  • Hasil pemeriksaan tanah dan tes laboratorium mekanika tanah untuk 2 lantai atau lebih
  • Sertifikat kepemilikan tanah / sertifikat HM (Hak Milik) / HGB (Hak Guna Bangunan)
  • Surat persetujuan Tetangga, untuk bangunan bertepatan dengan batas paket
  • Surat kesanggupan sebesar Rp.6000 dari pemilik tanah yang diketahui oleh Lurah dan camat, jika tanah tersebut tidak dimiliki oleh pemohon.
  • Work Order (SPK) jika pekerjaan itu dibeli
  • Ada izin usaha (HO) untuk bangunan komersial
  • Ada izin prinsip dari pejabat Kepala Daerah jika lokasi bangunan menyimpang dari Tata Ruang Kota.

5. Formulir lengkap beserta lampirannya diserahkan ke DPU

6. Akhirnya pemohon akan diberitahu apakah aplikasi untuk izin bangunan disetujui atau tidak.

Nah bagaimana sulit atau mudah mengurus IMB ? tidak perlu cemas ada  jasaperizinan.id yang siap melayani anda kapanpun, dan sudah profesional dalam bidang perizinan. Tunggu apa lagi segera gunakan jasaperizinan.