Pengertian Net Present Value

Hasil gambar untuk net present value

Net Present Value (NPV) tentu tidak asing lagi bagi kalangan perusahaan – perusahaan besar. Perhitungan keuangan dengan menggunakan Net Present Value (NPV) ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan model analisa Break Event Point, hanya saja variabel yang digunakan untuk perhitungan ini berbeda sekali. Salah satu jenis investasi yang sering dicari ialah value investing. Dapatkan value investing terbaik dengan mengklik link ini.

Net Present Value (NPV) ialah penilaian keuangan bersih yang ada di perusahaan setelah dikurangi oleh biaya lainnya sehingga nilai pertambahan atau kekurangan uang perusahaan yang ada ini dapat dijadikan acuan untuk menilai layak tidaknya keuangan perusahaan.

Dengan kata lain, penilaian yang dilakukan untuk Net Present Value (NPV) ini bersifat aliran kas keuangan yang bersih.

Pengertian Net Present Value (NPV)
Kegiatan perhitungan Net Present Value (NPV) di suatu perusahaan perlu dilakukan oleh tenaga keuangan perusahaan yang berkompeten didalamnya. Hal ini dikarenakan kesalahan hitung nilai yang ada dapat mempengaruhi tingkat besat kecilnya pendapatan laba yang ada di perusahaan.

Sementara itu, Net Present Value (NPV) juga bisa dihubungkan dengan dana perusahaan yang mengalami penjumlahan ketika dana yang ada sudah tidak bercampur dengan dana investasi. Hal ini dapat dikaitkan dengan total modal bersih yang didapatkan oleh perusahaan dengan ditambahkan laba yang bersih. Untuk itulah, Net Present Value (NPV) dapat juga diartikan sebagai analisa keuangan yang digunakan untuk menentukan layak tidaknya usaha yang dilakukan oleh perusahaan dilihat melalui nilai sekarang dari arus kas bersih yang akan diterima oleh perusahaan yang bersangkutan dibandingkan dengan nilai sekarang dari modal investasi yang dikeluarkan perusahaan. Inilah analisa keuangan perusahaan yang dikaji menurut pengeluaran investasi yang dilakukan oleh perusahaan.

Simulasi Perhitungan Net Present Value (NPV)
Selain pengertian Net Present Value (NPV) yang daoat anda simak di atas, tentunya anda dapat melihat sekaligus cara perhitungan Net Present Value (NPV) yang ada di perusahaan.

Hal ini dikarenakan perhitungan Net Present Value (NPV) tidak bisa langsung ditentukan dengan besaran dana yang ada melainkan harus melalui perhitungan menggunakan rumus perhitungan keuangan tertentu. Nah, agar anda bisa melakukan perhitungan keuangan perusahaan dengan menggunakan Net Present Value (NPV) ini maka anda perlu menyimak secara jelas simulasi perhitungan dana perusahaan berikut ini yaitu :

  • Misalnya : perusahaan A merupakan perusahaan produksi yang sudah beroperasi selama satu tahun. Kemudian selama proses produksi tersebut, perusahaan telah melakukan pencatatan dana yang ada di laporan kas laba rugi. Menurut laporan data kas laba rugi tersebut dapat diketahui bahwa perusahaan A memiliki kas bersih sebesar Rp. 10.000.000.

Sedangkan, data lainnya yang ada di laporan tersebut antara lain yaitu besaran dana investasi perusahaan yaitu sebesar Rp. 7.000.000. Dengan besaran kedua dana ini maka dapat diketahui nilai Net Present Value (NPV) yang dimiliki oleh perusahaan A. Cara perhitungannya cukup mudah yaitu dengan mengkurangkan nilai kas bersih dengan nilai investasi yang telah dikeluarkan. Berikut simulasi perhitungan Net Present Value (NPV) di perusahaan tersebut yakni :

Nilai Net Present Value (NPV) = (nilai kas bersih) – (nilai investasi perusahaan)
= Rp. 10.000.000 – Rp 7.000.000
= Rp. 3.000.000

Penentuan nilai Net Present Value (NPV) ini dapat dilihat dengan ketentuan berikut :
1. Nilai Net Present Value (NPV) > 0 merupakan penilaian usaha perusahaan layak untuk dilaksanakan
2. Nilai Net Present Value (NPV) < 0 merupakan penilaian usaha perusahaan yang tidak layak untuk dilaksanakan