Beberapa Cara Agar Si Sulung Menyayangi Adik Bayi

Hadirnya anggota baru tentunya dapat menaikkan keceriaan di keluarga. Tetapi, kelihatannya hal tersebut belum juga pasti berlaku untuk si Sulung. Si Sulung mungkin saja juga akan terasa kurang di perhatikan sampai menyebabkan kecemburuan atau bahkan juga rasa tidak suka pada adiknya.

Oleh karenanya, buat persiapan si Sulung, terlebih yang masih tetap berumur dibawah 8 th., supaya dapat jadi kakak serta terima hadirnya sang adik dengan tangan terbuka.

Beberapa Cara Agar Si Sulung Menyayangi Adik Bayi

Bila si Sulung masih tetap berumur dibawah 2 th., umumnya dia belum juga memahami makna mempunyai seseorang saudara. Berlainan bila si Sulung sudah berumur 2 th. ke atas. Anak-anak pada umur itu mungkin saja telah dapat terasa cemburu bila lihat Anda memperhatikan anak beda terkecuali dianya.

Untuk menghadapinya, di bawah ini sebagian panduan yang dapat Anda aplikasikan pada si Sulung.

Perkenalkan si Sulung pada Adiknya Sedini Mungkin

Sesudah ketahui kalau Anda positif hamil ke-2, kabarkan berita bahagia ini pada si Sulung. Katakan padanya sebentar sekali lagi dia juga akan jadi seseorang kakak. Genggam tangan si Sulung untuk memegang perut Anda sembari menyebutkan kalau di dalamnya saat ini telah ada adik bayi. Maksudnya adalah untuk membuat kedekatan pada si Sulung dengan adiknya kelak.

Awalilah ganti panggilan sayang untuk si Sulung seperti menyebutnya dengan sebutan ‘kakak’ untuk menumbuhkan rasa kedewasaannya.

Perlihatkan perubahan perut Anda pada si Sulung. Ajari dia sedini mungkin saja selalu untuk menyayangi adiknya walau masih tetap didalam perut. Langkahnya dapat dengan mengajaknya bicara pada adik bayi dalam perut, memegang perut Anda saat bayi mulai menendang-nendang atau dapat menyuruhnya mencium perut Anda juga.

Mungkin saja bila si Sulung telah dapat bicara, dia juga akan ajukan pertanyaan, “Apa yang dikerjakan adik bayi didalam perut ibu? ” Anda tidaklah perlu menjawabnya dengan serius. Jawablah, “Sayang, saat ini adik bayi tengah tersenyum karna di cium oleh kakak”, atau katakan hal positif yang lain.

Waktu kehamilan Anda jadi membesar serta si Sulung minta di ajak bermain, sesaat keadaan Anda telah tidak sangat mungkin, Anda dapat menyebutkan padanya kalau Anda tengah kelelahan. Tetapi sebisa-bisanya janganlah melemparkan kalimat negatif mengenai kehamilan Anda. Saat terasa capek karna kehamilan, Anda tidaklah perlu berterus-terang. Terangkanlah kalau Anda capek karna hal-hal lain.

Anda dapat juga memberitahu yang sesungguhnya dengan berkata, “Nak, memiliki kandungan bayi memerlukan perjuangan yang berat. Kadang-kadang hal tersebut dapat buat Ibu capek, terlebih waktu adikmu jadi bertambah besar. Hal semacam ini berlangsung juga waktu Ibu mengandungmu dahulu. ”

Lakukan si Sulung Berjumpa Dengan Bayi

Punya kebiasaan jadi anak tunggal, mungkin saja si Sulung belum juga punya kebiasaan ada di sekitaran bayi yang lebih muda darinya atau lihat Anda menggendong bayi beda terkecuali dianya. Cobalah ajak si Sulung bertandang ke tempat tinggal saudara atau rekan Anda yang mempunyai bayi.

Namun ingat, Anda janganlah berekspektasi lebih. Mungkin saja si Sulung juga akan keluarkan reaksi yg tidak Anda pikirkan, seperti menampik bermain dengan mereka, menangis saat lihat Anda menggendong bayi beda, berebut mainan, atau bahkan juga melakukan perbuatan kasar pada bayi yang lain.

Bila telah sesuai sama itu, tambah baik janganlah dipaksakan dari pada dia menaruh stigma negatif mengenai mempunyai seseorang adik bayi. Anda dapat cobalah memperkenalkannya lain kali dengan perlahan atau mengajaknya berkumpul dengan bayi-bayi di saat yang mengasyikkan atau sembari lakukan hal yang dia gemari.

Sepanjang kesibukan ini, perlihatkan kalau Anda masih tetap dapat memerhatikan dianya, walau tengah menggendong bayi beda.

Memerlihatkan foto-fotonya saat bayi dapat juga Anda kerjakan untuk mengajarinya kalau dulu dia juga pernah jadi seseorang bayi. Anda dapat menyebutkan, “Kira-kira, rambut adik bayi juga akan sepertimu atau tidak? ”

Atau Anda dapat juga membelikannya boneka supaya dia dapat belajar memberi kasih sayang untuk adiknya nantinya.

Sertakan Si Sulung Waktu Menyiapkan Keperluan Bayi

Memohon bantuannya untuk mempersiapkan semua kepentingan adiknya dapat buat si Sulung terasa jadi sisi dari keluarga, sekalian bisa kurangi rasa cemburu. Sertakan dia waktu pilih perlengkapan bayi baru lahir untuk adiknya, seperti beli baju bayi sesuai sama pilihannya.

Anda dapat juga mengajaknya membersihkan baju atau perlengkapan bayi yang lain sebelumnya dipakai pada saat anak ke-2 Anda dilahirkan. Biasanya, anak-anak suka bermain dengan air serta busa.

Tetapi bila si Sulung masih tetap berumur dibawah 2 th., umumnya dia masih tetap suka pada beberapa barang itu serta juga akan berasumsi kalau itu yaitu kepunyaannya. Anda tidaklah perlu melarangnya bermain dengan perlengkapan punya adiknya. Biarlah saja dia bersenang-senang karna umumnya dalam sekian hari, dia juga akan lupa dengan sendirinya.

Waktu Adik Bayi Lahir

Waktu yang ditunggu pada akhirnya tiba. Pada saat berikut Anda mesti berikan perhatian ekstra untuk si Sulung. Walau masih tetap alami sakit saat melahirkan, sebisa-bisanya gunakan muka bahagia waktu menyongsong kehadiran si Sulung. Peluk erat si Sulung sembari berkata, “Sekarang kau telah jadi seseorang kakak. ” Anda dapat juga memberikannya hadiah, seperti baju bertuliskan ‘I Love My Sister’ atau ‘I Love My Brother’. Katakan kalau hadiah itu pemberian adiknya.

Mungkin saja pada peristiwa begini, perhatian Anda serta semua keluarga juga akan tertuju pada si Mungil. Tetapi coba untuk tetaplah memerhatikan si Sulung dengan senantiasa melibatkannya pada setiap aktivitas yang ada. Umpamanya waktu session beberapa photo. Senantiasa ajak si Sulung berfoto dengan atau selenggarakan session photo si Sulung dengan adik barunya.

Waktu si Sulung Mulai Mencari-cari Perhatian

Ada saatnya si Sulung juga akan mencari perhatian dengan berniat tidak mematuhi ketentuan. Tambah baik abaikan saja tindakannya. Semakin Anda memarahinya atau melarangnya, jadi terus-menerus si Sulung juga akan mengerjakannya karna dia berasumsi cara tersebut berhasil menarik perhatian Anda. Bila Anda mengabaikannya, si Sulung mungkin saja juga akan mencari langkah positif untuk menarik perhatian. Saat dia lakukan hal yang positif, janganlah lupa untuk memberikannya pujian supaya terasa di perhatikan.

Bila Anda berasumsi perilakunya telah tidak bisa ditolerir, seperti melakukan perbuatan kasar pada adiknya, Anda dapat menghukumnya serta menyebutkan kalau tindakannya tidak baik. Sebisa-bisanya janganlah meninggalkan si Sulung berdua dengan adiknya. Senantiasa dampingi bila keduanya tengah dengan.

Memanglah tidak gampang memberi perhatian yang sama pada dua anak kurun waktu yang berbarengan. Tidak dapat disangkal juga kalau perhatian Anda sekarang ini mungkin saja semakin besar tertuju pada bayi Anda.

Bila si Sulung belum juga dapat mengerti kondisi itu, Anda dapat menasihatinya seperti, “Kakak tidak bisa cemburu atau iri bila lihat ibu atau bapak memberi perhatian lebih pada adik. Adik bayi perlu perhatian lebih karna dia belum juga dapat lakukan suatu hal sendiri. Berlainan dengan kakak yang saat ini telah tumbuh besar. ”

Senantiasa beri pujian serta tanamkan pada fikirannya kalau dia telah jadi seseorang kakak serta sudah tumbuh besar. Senantiasa ajak si Sulung untuk menolong Anda waktu menjaga si Mungil hingga dia tidak terasa diabaikan.