Berita Kediri, Amankan Puluhan Ribu Butir Dobel

Berita Kediri, Amankan Puluhan Ribu Butir Dobel. Kediri, Koran Memo – Satnarkoba Polresta Kediri terus melakukan upaya menekan peredaran narkotika dan obat terlarang. Jumat (31/7), petugas Berita Kediri berhasil mengamankan tiga orang diduga merupakan jaringan pengedar narkoba jenis pil dobel L yang sering beroperasi di wilayah Kota Kediri. Mereka adalah Yuda Pratama Negara (30) warga Banjaran, Kecamatan Kota, Mohamad Sandy (28) warga Desa Tepus Gampengrejo dan Depi Kurniawan (27) warga Kelurahan Kaliombo, Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Dari penangkapan ketiga tersangaka polisi berhasil mengamankan puluhan ribu butir pil dobel L.

Kasat Narkoba Polres Kediri Kota, AKP Ridwan Sahara mengungkapkan, tertangkapnya empat orang diduga merupakan jaringan pengedar dobel Berita Kediri L bermula dari penangkapan Yuda Permata Negara. Tersangka merupakan target operasi Satnarkoba. Petugas sering mendapat informasi jika Yuda merupakan seorang pengedar dobel L.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, petugas Berita Kediri mendapatkan bukti permulaan. Sekitar pukul 06.30 WIB petugas menggerebek rumah Yuda. Beberapa polisi berpakaian preman menemukan 520 butir dobel l yang disimpan dikamarnya. Kepada tim opsnal Yuda mengaku mendapatkan pil tersebut dari Sandy.

Petugas langsung melakukan pengembangan dan melakukan Berita Kediri penangkapan terhadap Sandy dirumahnya Desa Tepus, Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri. Dari penangkapan Sandy polisi berhasil mengamankan 1300 butir dobel l. “Pil tersebut didapat dari temannya dengan harga Rp 250 ribu per 1000 butir,” terang AKP Ridwan.

Petugas membawa kedua tersangka ke Mapolresta untuk penyidikan Berita Kediri lebih lanjut. Dari keterangan Sandy, polisi mendapatkan nama Depi Kurniawan. Petugas mendatangi rumah Depi dan menggerebek pria yang bekerja serabutan ini, dan menemukan 10 ribu butir dobel L sebagai barang bukti.

Sehari sebelumnya, pada Kamis (30/7), petugas juga berhasil mengamankan Berita Kediri seorang pelaku pengedar narkoba jenis dobel L. Petugas mengamankan Dimas Andriyanto (21) warga Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren. Dari tangan Dimas, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 120 butir dobel L.

Kasat Narkoba Polres Kediri Kota, AKP Ridwan Sahara mengungkapkan, sebelum ditangkap, Dimas sudah pernah ditetapkan sebagai target operasi berdasarkan informasi yang diterima oleh petugas. Pria yang bekerja serabutan tersebut diketahui sering melakukan transaksi barang haram. Petugas kemudian Berita Kediri melakukan serangkaian penyelidikan dan melakukan pemantauan terhadap gerak-gerik Dimas, dan menemukan beberapa bukti permulaan.

“Memiliki bukti permulaan, anggota kami melakukan penangkapan terhadap tersangka,” ungkap AKP Ridwan.

Saat dilakukan penggeledahan di rumahnya, Dimas terbukti menyimpan 100 butir pil dobel L dalam sebuah kantong plastik warna hitam dan disimpan di dalam almari, dan butir dobel L dalam sebuah toples kecil. Saat petuga melakukan pemeriksaan terhadap ponsel milik Dimas, petugas menemukan beberapa pesan Berita Kediri singkat berisi pemesanan pil setan tersebut.

“Kita amankan total 120 butir dobel l dan satu unit ponsel sebagai barang bukti,” tegas AKP Ridwan.

Atas perbuatannya kini Dimas harus mendekam dibalik jeruji besi Polres Kediri Kota. Penyidik menjerat pasal 196 Undang-Undang N0 36/2009 tentang kesehatan. Ancaman hukuman maksimal sepuluh tahun penjara.