4 Penyebab Yang Bikin Kamu Terus Jadi Pengangguran

Terus Jadi Pengangguran

Bosan jadi pengangguran? Kamu harus evaluasi apa yang menyebabkan kamu tak kunjung menemukan pekerjaan yang tak sesuai dengan mu. Apakah memang kamu yang salah atau memang rezeki yang belum datang pada mu. Apapun itu, yang harus kamu lakukan saat ini adalah terus berdoa dan berusaha, sambil terus mengupayakan mencari pekerjaan terbaik untuk mu.

Terkadang saat kita tak kunjung menemukan pekerjaan, ini adalah bentuk ujian dari Tuhan, apakah kita termasuk orang yang bersyukur ataupun orang yang kufur. Sebenarnya apa yang menyebabkan kita terus nganggur dan tak kunjung menemukan pekerjaan? Berikut ini diantara penyebabnya:

1. Tak punya skill
Pekerjaan yang hanya mengandalkan IPK memang sulit didapatkan, terlebih jika kita tak memiliki skill tambahan untuk suatu pekerjaan yang akan kita lamar. Banyak orang mendapatkan pekerjaan karena skillnya, bukan nilai IPK nya.

Oleh karena itulah, pada saat kuliah atau menempuh pendidikan di tempat lainnya, bekali dengan berbagai kemampuan skill yang mendukung, karena bisa jadi suatu masa nanti kamu akan bekerja pada skill yang kamu miliki.

2. Gamang memilih pekerjaan
Lulusan S1 dengan yang hanya tamatan SD, lebih banyak yang menjadi pengangguran untuk yang S1. Mengapa demikian?

Mereka yang memiliki pendidikan rendah umumnya tak punya pilihan, mereka langsung aksi kelapangan, ke pasar dan tempat-tempat lainnya untuk berbisnis, bekerja apa saja.

Mereka tak memiliki berbagai jenis pilihan pekerjaan yang diinginkan. Sementara untuk lulusan sarjana yang memiliki ijazah, biasanya akan sedikit memilih pekerjaan, sehingga pengangguran pun akan lebih banyak jumlahnya.

3. Sebenarnya kamu punya jiwa berbisnis
Ada orang yang sering keluar dari pekerjaannya dan memutuskan menganggur karena ia tidak bisa dipimpin oleh orang lain. Sebenarnya, kamu memiliki jiwa bisnis yang lebih dalam hal ini. Sumber: tunakarya.com. Oleh karena itu, coba memulai bisnis kecil-kecilan, dengan usaha sendiri kamu tak akan diatur oleh orang lain. Kamu bisa lebih enjoy dalam bekerja.

Persaingan kompetensi semakin tinggi dari tahun ke tahun. Tapi kamu tak perlu khawatir, meskipun kamu hanya lulusan S1, kamu tak perlu minder dengan lulusan S2 jika kamu memiliki skill yang lebih.